Puisi sederhanaku dengan alunan syair yang merdu.
Alunan Syair Puisiku
My Official twitter about my poetry: @AlunanPuisi
*Pada rembulan aku merindu, menatap bintang-bintang terang benderang, mendalami makna-makna harapan pada malam buta.*
*Di perairan aku melihat lautan indah; berbisik lembut angin pada awan, untuk mencuri tetesan hujan.*
*Bukuku kekenyangan, menelan semua cerita tentangmu. Sedih bahagia bercampur aduk disetiap lembarnya.*
*Hai kekasihku; tersenyumlah saat aku datang kepadamu, Berbahagialah didepanku meskipun itu bahagia kecil, asal itu tulus dari hatimu.*
*Tuhanku, pinjamkan aku setitik awan pada siang terik, untuk menghangatkanku saat langkahku tertatih dijalanan.*
*Hai puan yang ada disana; puisi siapakah yang tak bertuan itu? Bolehkah aku mampir kedalamnya, untuk melengkapinya dengan syair-syair indah milikku.*
*Sepasang lenganku berpagutan; mendoakan hari bahagia bersamamu. Menikmati segala ciptaan Tuhan yang ada.*
*Lembaran hariku indah. Dimana saat pagi, senja mengantarkan kesejukan udara dingin yang tersimpan tadi malam.
*Rotiku menatapku dengan penuh godaan, terpacu pada sepasang mata yang sedang melirik. Dan senyummu, tersimpan ketat dalam roti itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar