Sabtu, 22 Februari 2014

Puisi sederhanaku dengan alunan syair yang merdu.

                                        Alunan Syair Puisiku


My Official twitter about my poetry: @AlunanPuisi

*Pada rembulan aku merindu, menatap bintang-bintang terang benderang, mendalami makna-makna harapan pada malam buta.*

*Di perairan aku melihat lautan indah; berbisik lembut angin pada awan, untuk mencuri tetesan hujan.*

*Bukuku kekenyangan, menelan semua cerita tentangmu. Sedih bahagia bercampur aduk disetiap lembarnya.*

*Hai kekasihku; tersenyumlah saat aku datang kepadamu, Berbahagialah didepanku meskipun itu bahagia kecil, asal itu tulus dari hatimu.*

*Tuhanku, pinjamkan aku setitik awan pada siang terik, untuk menghangatkanku saat langkahku tertatih dijalanan.*

*Hai puan yang ada disana; puisi siapakah yang tak bertuan itu? Bolehkah aku mampir kedalamnya, untuk melengkapinya dengan syair-syair indah milikku.*

*Sepasang lenganku berpagutan; mendoakan hari bahagia bersamamu. Menikmati segala ciptaan Tuhan yang ada.*

*Lembaran hariku indah. Dimana saat pagi, senja mengantarkan kesejukan udara dingin yang tersimpan tadi malam.

*Rotiku menatapku dengan penuh godaan, terpacu pada sepasang mata yang sedang melirik. Dan senyummu, tersimpan ketat dalam roti itu.